No. 100/ Tahun IX Agustus 2008
majalah gumi bali [sarad]
prihal pikir, kata dan laku manusia bali
 
Reracikan/Daftar Isi
Paruman/Sajian Utama
Cakepan
Paras Paros
Nyama Braya
Bale Bengong
Dresta
Kelir
Kalangan
Parinama
Orta
Sasih
Susila
Tatwa
Upacara
Wirasa/Surat Pembaca


   
RERACIKAN 100 [SAJIAN SARAD]

Paruman……Lanjut
Jika dihitung-hitung, perjalanan Bali menuju ke perubahan telah berlangsung seabad. Dan, selama 100 tahun, 1908-2008, mengalami modernisasi dengan penuh warna-warni  dinamika, Bali justru melangkah tanpa impian: sekadar mengalir rutin dan sporadis begitu saja. Orang Bali, pemimpin-pemimpin Bali di lembaga-lembaga formal maupun informal dan nonformal, elite, cendekiwan, intelektual, generasi sekolahan, justru tidak pernah memiliki impian bersama sebagai satu kesatuan. Akankah 100 tahun ke depan begitu jua?

Cakepan……………Lanjut
Konsep Negera Federal ternyata sempat digelindingkan para tokoh negeri ini. Satu di antaranya, Anak Agung Gede Agung dari Gianyar Bali. Dia bisa dianggap sebagai “wakil” suara-suara rakyat Indonesia bagian Timur, yang notebene di awal-awal pergerakan nasional daerah-daerahnya masih berbentuk kerajaan-kerajaan. Bagaimana perjalanan hidup serta ideologi tokoh yang terkenal dengan kepiawaian diplomasinya ini,  bisa diamati dalam buku biografinya yang berjudul DR. Ide Anak Agung Gde Agung “Keunggulan Diplomasinya Membela Republik”.

Paras-paros………………Lanjut
Pura Gunung Payung yang berlokasi di kaki Pulau Bali yang dipercaya sebagai benteng spiritual Bali di kawasan selatan, kini menjadi buruan pamedek. Lebih-lebih setelah akses menuju ke tempat suci lancar dan statusnya ditetapkan sebagai pura dangkahyangan, setiap saat ada saja pemeluk Hindu dari Bali dan luar daerah datang.

Nyama Braya………………Lanjut
Berangkat dari kesadaran bahwa keseimbangan kecerdasan emosi, kematangan rohani-spiritual serta ketangguhan jasmani merupakan perpaduan sempurna pembentuk integritas diri, maka PT. Telkom Bali membentuk stu wadah Bimbingan Rohani (Binroh). Lewat wadah inilah senantiasa diupayakan manusia untuk selalu meningkatkan kualitas hidup dan menjadi berarti bagi makhluk lainnya.